Maklon Kosmetik Indonesia

Perbandingan creambath dengan pijatan kulit kepala dan hair mask yang dioleskan pada batang rambut di salon

Perbedaan Creambath dan Hair Mask untuk Perawatan Rambut

Creambath dan hair mask sama-sama digunakan untuk merawat rambut, tetapi keduanya memiliki fokus dan cara penggunaan yang berbeda. Creambath umumnya menggunakan krim perawatan disertai pijatan kulit kepala, sedangkan hair mask lebih berfokus pada perawatan batang rambut.

Perbedaan ini perlu diperhatikan sebelum memilih perawatan di salon atau melakukannya sendiri di rumah. Sebab, rambut kering, mudah patah, berminyak, dan mengalami kerontokan belum tentu membutuhkan perawatan yang sama.

Lantas, apa perbedaan creambath dan hair mask dari segi manfaat, kandungan, hingga cara pemakaiannya? Mana yang lebih cocok untuk kondisi rambut Anda?

Apa Perbedaan Creambath dan Hair Mask?

Perbedaan utama creambath dan hair mask terletak pada proses perawatan dan bagian rambut yang menjadi fokusnya.

Creambath merupakan perawatan menggunakan krim yang umumnya disertai pijatan pada kulit kepala. Di salon, perawatan ini biasanya dilakukan setelah keramas dan terkadang menggunakan handuk hangat atau steamer.

Sementara itu, hair mask merupakan perawatan menggunakan masker rambut yang biasanya diaplikasikan pada bagian tengah hingga ujung rambut. Tujuannya untuk membantu membuat rambut lebih lembut, mudah diatur, dan tidak mudah kusut.

Berikut perbandingan keduanya.

AspekCreambathHair Mask
Fokus perawatanKulit kepala dan rambutTerutama batang dan ujung rambut
Cara penggunaanPengolesan krim, biasanya disertai pijatanPengolesan masker dan didiamkan sesuai petunjuk
PemijatanUmumnya menjadi bagian perawatanBiasanya tidak diperlukan
Penggunaan steamerTerkadang digunakan di salonTidak selalu diperlukan
Manfaat utamaMembantu merawat rambut sekaligus memberikan relaksasiMembantu melembutkan, menghaluskan, dan mengurangi rambut kusut
Kondisi yang cocokRambut yang membutuhkan perawatan sekaligus pijatan kulit kepalaRambut kering, kasar, kusut, atau rusak akibat penataan
Durasi penggunaan produkBergantung pada formula dan petunjuk produkBergantung pada formula dan petunjuk produk

Meski demikian, perbedaan tersebut bukan aturan mutlak. Ada produk creambath yang diformulasikan untuk rambut kering dan rusak, serta hair mask tertentu yang dirancang khusus untuk kulit kepala.

Karena itu, nama produk saja tidak cukup untuk menentukan manfaat atau cara penggunaannya.

Perbedaan Manfaat Creambath dan Hair Mask

Manfaat Creambath untuk Rambut

Creambath menggabungkan penggunaan krim perawatan dengan pijatan kulit kepala. Perawatan ini cocok bagi Anda yang ingin merawat rambut sekaligus menikmati sensasi relaksasi.

Beberapa manfaat creambath antara lain:

  • Membantu menjaga kelembutan rambut melalui kandungan bahan kondisioner.
  • Mengurangi rambut kusut sehingga lebih mudah disisir.
  • Memberikan sensasi relaksasi melalui pijatan kulit kepala.
  • Membantu menghaluskan rambut yang terasa kasar atau sulit diatur.

Manfaat tersebut bergantung pada formula produk yang digunakan. Creambath dengan kandungan bahan pelembap dan kondisioner dapat memberikan hasil berbeda dibandingkan produk dengan komposisi lainnya.

Namun, pijatan creambath tidak otomatis membuat rambut tumbuh lebih cepat atau menghentikan kerontokan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Eplasty pada 2016 menemukan peningkatan ketebalan rambut pada sembilan pria setelah menjalani pijatan kulit kepala selama empat menit setiap hari selama 24 minggu.

Meskipun hasilnya menarik, penelitian tersebut melibatkan sedikit peserta dan belum membuktikan bahwa creambath di salon efektif untuk mengatasi kebotakan atau kerontokan rambut.

Manfaat Hair Mask untuk Rambut

Hair mask lebih berfokus pada perawatan batang rambut, terutama ketika rambut terasa kering, kasar, kusut, atau rusak akibat penggunaan alat penata rambut dan proses kimia.

Berdasarkan tinjauan ilmiah Hair Cosmetics: An Overview, bahan kondisioner dapat membantu mengurangi gesekan antarhelai rambut, meningkatkan kelembutan, serta membuat rambut lebih mudah disisir.

Manfaat penggunaan hair mask dengan formula yang sesuai antara lain:

  • Membantu melembutkan rambut kering dan kasar.
  • Mengurangi kusut dan rambut mengembang.
  • Mempermudah proses menyisir dan menata rambut.
  • Membantu mengurangi risiko rambut patah akibat gesekan.
  • Membuat permukaan rambut terlihat lebih halus dan berkilau.

Hair mask juga sering dipilih untuk merawat rambut yang rusak akibat bleaching, pewarnaan, atau penggunaan catokan secara berulang.

Namun, masker rambut tidak dapat mengembalikan seluruh struktur rambut yang sudah rusak ke kondisi semula.

Sebagai contoh, hair mask tertentu dapat membuat ujung rambut bercabang terlihat lebih halus untuk sementara. Akan tetapi, produk tersebut tidak dapat menyatukan kembali bagian rambut yang sudah terbelah secara permanen.

Apakah Kandungan Creambath dan Hair Mask Berbeda?

Tidak ada aturan bahwa creambath harus menggunakan bahan alami, sedangkan hair mask wajib mengandung protein atau bahan perawatan dengan konsentrasi tinggi.

Keduanya dapat menggunakan bahan yang serupa. Perbedaannya terletak pada kombinasi bahan, konsentrasi, dan tujuan formulasi produk.

Beberapa kelompok bahan yang umum digunakan dalam produk perawatan rambut adalah:

  • Bahan kondisioner, seperti behentrimonium chloride dan cetrimonium chloride, untuk membantu mengurangi kusut dan mempermudah penyisiran.
  • Fatty alcohol, seperti cetyl alcohol dan cetearyl alcohol, yang membantu membentuk tekstur krim sekaligus memberikan efek melembutkan rambut.
  • Silikon, seperti dimethicone dan amodimethicone, untuk membantu menghaluskan permukaan rambut dan mengurangi gesekan.
  • Minyak nabati, yang dapat membantu melumasi dan merawat permukaan rambut, bergantung pada jenis serta formulanya.
  • Protein terhidrolisis, yang dalam formula tertentu dapat membantu memperbaiki sifat dan tampilan rambut yang rusak.

Menurut tinjauan ilmiah On Hair Care Physicochemistry yang diterbitkan pada 2023, bahan kondisioner bekerja melalui berbagai cara, termasuk membentuk lapisan pada permukaan rambut dan berinteraksi dengan struktur serat rambut.

Artinya, hair mask yang teksturnya lebih kental belum tentu memberikan hasil lebih baik daripada creambath. Hal yang sama berlaku untuk produk yang mencantumkan keratin atau bahan alami pada kemasannya.

Hasil perawatan lebih dipengaruhi oleh keseluruhan formula, kondisi rambut, dan kesesuaian cara penggunaan.

Creambath atau Hair Mask, Mana yang Lebih Cocok untuk Rambut Anda?

Pemilihan creambath atau hair mask sebaiknya disesuaikan dengan kondisi rambut dan masalah yang ingin Anda atasi.

Rambut Kering dan Kasar

Jika rambut terasa kasar, sulit disisir, dan mudah mengembang, hair mask dengan kandungan kondisioner dapat menjadi pilihan.

Produk yang sesuai dapat membantu mengurangi gesekan dan membuat rambut terasa lebih lembut setelah dibilas.

Creambath juga bisa digunakan untuk kondisi ini, terutama jika formulanya memang ditujukan bagi rambut kering. Jadi, hair mask bukan satu-satunya pilihan untuk mendapatkan rambut yang lebih halus.

Rambut Rusak Akibat Bleaching atau Catokan

Rambut yang sering diwarnai, di-bleaching, atau terkena panas berlebihan lebih rentan mengalami kerusakan kutikula.

Kutikula adalah lapisan terluar batang rambut yang melindungi bagian dalamnya. Ketika lapisan ini rusak, rambut dapat menjadi lebih kasar, kusut, dan mudah patah.

Hair mask yang diformulasikan untuk rambut rusak dapat membantu membuat rambut lebih mudah disisir dan mengurangi gesekan yang memperparah kerusakan.

Meski begitu, penggunaan masker tetap perlu disertai kebiasaan merawat rambut yang baik, termasuk membatasi penggunaan alat penata rambut bersuhu tinggi.

Rambut Tipis dan Mudah Lepek

Pemilik rambut tipis atau mudah lepek perlu memperhatikan jumlah produk yang digunakan dan bagian rambut tempat produk dioleskan.

Hair mask yang terlalu banyak diaplikasikan hingga mendekati akar dapat membuat rambut terasa berat, terutama jika formulanya mengandung banyak bahan kondisioner.

Anda dapat memilih produk dengan tekstur lebih ringan dan menggunakannya terutama pada bagian tengah hingga ujung rambut.

American Academy of Dermatology (AAD) juga menyarankan pemilik rambut halus atau lurus untuk lebih berfokus menggunakan conditioner pada bagian ujung rambut.

Ingin Relaksasi dan Perawatan Rambut

Apabila tujuan Anda adalah merawat rambut sekaligus menikmati pijatan kulit kepala, creambath bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Pemijatan merupakan salah satu ciri layanan creambath di banyak salon Indonesia. Namun, pijatan sebaiknya dilakukan dengan lembut dan tidak dipaksakan ketika kulit kepala sedang mengalami iritasi atau peradangan.

Untuk hasil perawatan rambutnya, tetap perhatikan jenis krim dan kandungan yang digunakan.

Rambut Rontok atau Kulit Kepala Berketombe

Rambut rontok dan ketombe tidak selalu dapat diatasi dengan creambath maupun hair mask.

Kerontokan akibat rambut patah berbeda dengan kerontokan ketika rambut terlepas dari folikelnya. Produk kondisioner dapat membantu mengurangi rambut patah akibat gesekan, tetapi tidak otomatis mengatasi penyebab kerontokan dari akar.

Untuk ketombe, AAD merekomendasikan penggunaan sampo antiketombe dengan kandungan yang sesuai, seperti ketoconazole, selenium sulfide, atau salicylic acid.

Jika kerontokan semakin banyak, muncul area kebotakan, atau kulit kepala terus-menerus gatal dan meradang, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter kulit.

Perbedaan Cara Menggunakan Creambath dan Hair Mask

Creambath dan hair mask umumnya digunakan setelah keramas, tetapi cara pengolesan dan waktu mendiamkan produknya dapat berbeda.

Cara Menggunakan Creambath

Secara umum, tahapan creambath meliputi:

  1. Keramas menggunakan sampo yang sesuai, kemudian bilas hingga bersih.
  2. Oleskan krim creambath pada rambut dan kulit kepala jika petunjuk produknya memperbolehkan.
  3. Pijat kulit kepala secara perlahan menggunakan ujung jari, bukan kuku.
  4. Gunakan handuk hangat apabila dianjurkan dalam petunjuk produk.
  5. Diamkan sesuai waktu yang disarankan, lalu bilas sampai bersih.

Sebagai contoh, petunjuk resmi Makarizo Fibertherapy Hair & Scalp Cream menyebutkan bahwa produk dapat digunakan setelah keramas, kemudian disertai pijatan atau dibungkus menggunakan handuk hangat selama 2–6 menit.

Dengan demikian, creambath tidak selalu memerlukan steamer atau waktu penggunaan yang panjang.

Cara Menggunakan Hair Mask

Penggunaan hair mask biasanya lebih sederhana karena tidak membutuhkan pijatan kulit kepala.

Langkah umumnya meliputi:

  1. Keramas dan bilas rambut hingga bersih.
  2. Kurangi kelebihan air apabila dianjurkan dalam petunjuk produk.
  3. Oleskan hair mask secara merata pada batang hingga ujung rambut, kecuali produk memang dirancang untuk kulit kepala.
  4. Diamkan sesuai waktu yang tertera pada kemasan.
  5. Bilas hingga bersih sebelum mengeringkan rambut.

Waktu penggunaan setiap hair mask tidak sama. L’Oréal Professionnel Pro Longer Hair Mask, misalnya, memiliki petunjuk penggunaan selama 3–5 menit.

Sementara itu, OLAPLEX Nº.8 Bond Intense Moisture Mask dianjurkan untuk didiamkan selama 10 menit.

Karena itu, hair mask tidak harus selalu didiamkan selama 20–30 menit untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Ikuti petunjuk penggunaan masing-masing produk.

Seberapa Sering Creambath dan Hair Mask Sebaiknya Dilakukan?

Frekuensi creambath dan hair mask bergantung pada kondisi rambut, formula, serta petunjuk penggunaan masing-masing produk.

Untuk hair mask, sebagian produsen merekomendasikan penggunaan mingguan. OLAPLEX, misalnya, menyarankan Nº.8 Bond Intense Moisture Mask digunakan sekitar satu sampai dua kali seminggu sesuai kebutuhan.

Namun, rekomendasi tersebut tidak otomatis berlaku untuk seluruh produk hair mask.

Creambath juga tidak memiliki aturan baku yang mewajibkan perawatan setiap minggu atau dua minggu. Jika dilakukan di salon, frekuensinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan rambut, kenyamanan kulit kepala, dan preferensi pribadi.

Perhatikan kondisi rambut setelah menggunakan produk. Jika rambut terasa terlalu berat, mudah lepek, atau kulit kepala mengalami iritasi, evaluasi kembali jumlah, frekuensi, maupun jenis produk yang digunakan.

Penggunaan hair mask juga tidak harus menggantikan conditioner harian. AAD menganjurkan penggunaan conditioner setelah keramas, sedangkan hair mask dapat digunakan sebagai perawatan tambahan atau pengganti conditioner pada hari tertentu apabila petunjuk produknya memungkinkan.

Apakah Creambath dan Hair Mask Bisa Dilakukan Bersamaan?

Creambath dan hair mask dapat digunakan dalam rutinitas perawatan rambut yang sama, tetapi tidak harus dilakukan sekaligus dalam satu sesi.

Keduanya memiliki manfaat perawatan yang bisa saling tumpang tindih. Menggunakan lebih banyak produk belum tentu memberikan manfaat tambahan yang sebanding.

Sebagai contoh, seseorang dengan rambut kering dapat menggunakan hair mask sesuai kebutuhan, lalu melakukan creambath sesekali ketika ingin menikmati pijatan di salon.

Sebaliknya, jika rambut sudah terasa lembut dan mudah diatur setelah creambath, penggunaan hair mask tambahan pada hari yang sama mungkin tidak diperlukan.

Bagi pemilik rambut yang mudah lepek, penggunaan dua produk perawatan intensif secara berurutan juga berpotensi membuat rambut terasa terlalu berat.

Sebaiknya sesuaikan jenis dan frekuensi perawatan dengan kondisi rambut setelah pemakaian, daripada menggabungkan keduanya hanya karena dianggap akan memberikan hasil lebih baik.

Kesimpulan

Perbedaan creambath dan hair mask terutama terletak pada proses dan fokus perawatannya. Creambath umumnya menggabungkan penggunaan krim rambut dengan pijatan kulit kepala, sedangkan hair mask lebih berfokus pada perawatan batang rambut.

Jika Anda ingin menikmati relaksasi sekaligus merawat rambut, creambath bisa menjadi pilihan. Sementara itu, jika masalah utamanya adalah rambut kering, kasar, kusut, atau rusak akibat penataan, hair mask dengan formula yang sesuai dapat lebih membantu.

Keduanya tidak harus digunakan bersamaan. Pilihlah berdasarkan kandungan produk, kondisi rambut, cara penggunaan, dan hasil perawatan yang Anda butuhkan.

Referensi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top