Punya kulit wajah kering memang bisa bikin kesal. Rasanya seperti pakai masker tak kasat mata, ada sensasi ketarik, kasar, kadang mengelupas, dan bikin makeup susah nempel. Nah, adakah tips atau skincare routine yang cocok digunakan untuk mengatasi kulit kering ini?
Kulit kering bukan hanya soal penampilan, namun bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada orang yang mengalami. Apalagi kondisi ini bisa memunculkan rasa gatal, kemerahan, sampai kulit tampak kusam kalau dibiarkan terlalu lama tanpa perawatan yang tepat.
Kondisi ini sebenarnya sangat umum dan bisa dialami siapa pun, lho, baik perempuan maupun laki-laki. Kulit kering juga sangat rentan terjadi kalau kamu berada terlalu lama di ruangan bersuhu dingin atau menggunakan air conditioner (AC)..
Nah, karena itulah penting banget untuk tahu skincare yang cocok buat kulit kering. Tapi sebelum buru-buru beli pelembap, kamu perlu tahu dulu apa penyebab utama kulit kering, dan bahan apa saja yang benar-benar bisa bantu memperbaiki kondisi kulitmu.
Yuk, kita bahas sama-sama!
Penyebab Kulit Wajah Kering
Sebelum membahas apa saja jenis skincare yang tepat untuk merawat kulit kering, kamu perlu tahu apa saja yang menjadi penyebab dari kondisi ini. Nah, kulit wajah kering terjadi saat lapisan pelindung kulit (skin barrier) kehilangan kelembapan alaminya.
Kulit kering ini nggak selalu terjadi secara alami, namun juga bisa terjadi karena banyak faktor lain. Mulai dari gaya hidup kita yang kurang sehat, hingga kondisi medis tertentu, Sobat. Berikut beberapa penyebab umumnya:
- Lingkungan: Udara dingin, angin kencang, atau suhu panas ekstrem bisa menyerap kelembapan kulit.
- Paparan AC: Berada di ruangan dengan paparan udara AC yang terlalu lama juga bisa menyebabkan dehidrasi pada kulit kita.
- Sabun yang terlalu keras: Produk pembersih dengan kandungan sulfat tinggi bisa menghilangkan minyak alami kulit.
- Penuaan: Karena pertambahan usia kita juga berpengaruh pada produksi sebum (minyal alami) dalam tubuh, yang juga bisa membuat kulit lebih mudah kering atau dehidrasi.
- Kondisi medis tertentu: Seperti dermatitis atopik atau psoriasis, yang dapat menyebabkan kekeringan kronis.
Saat kulit wajah menjadi kering, kamu bisa mengalami beberapa tanda atau gejala berikut ini:
- Kulit terasa ketarik atau ‘tight’ setelah mencuci muka
- Tekstur kulit jadi kasar dan tampak bersisik
- Terdapat kemerahan atau iritasi ringan
- Muncul garis-garis halus karena dehidrasi
- Kulit mudah mengelupas
Kalau kamu mengalami beberapa dari gejala ini, bisa jadi kulitmu butuh perhatian ekstra dan produk dengan formula khusus. Karena kulit kering bisa terjadi pada siapapun, kamu juga perlu memperhatikan produk atau aktivitas yang kamu lakukan, untuk menyimak apa sebenarnya yang membuat kelembapan pada kulit wajahmu berkurang drastis.
Kandungan Skincare yang Baik untuk Merawat Kulit Kering
Sebagai perawatan kulit kering, kamu bisa mempertimbangkan beberapa kandungan skincare dengan manfaat melembapkan dan menghidrasi dalam produk yang akan kamu gunakan. Beberapa kandungan yang dimaksud misalnya:
Hyaluronic acid
Hyaluronic acid (HA) adalah bahan favorit di dunia skincare, terutama untuk kulit kering. Bahan ini bekerja sebagai humektan, artinya ia menarik dan mengikat air dari lingkungan ke lapisan kulit.
Menurut Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology (2011), HA mampu mengikat hingga 1.000 kali berat airnya. Ini membuat kulit tetap lembap, terasa kenyal, dan tampak glowing alami. Skincare dengan HA cocok digunakan pagi dan malam, dan bisa dikombinasikan dengan pelembap agar kelembapannya terkunci lebih lama.
Squalane
Squalane adalah versi stabil dari squalene, komponen alami yang diproduksi oleh kelenjar sebasea di kulit. Fungsinya adalah melembapkan dan memperkuat skin barrier. Yang menarik, squalane sangat ringan, tidak menyumbat pori-pori, dan cepat menyerap di kulit.
Selain untuk merawat kulit kering, bahan ini bahkan sangat ideal untuk menenangkan kulit sensitif, loh, Sobat MKI. Berdasarkan studi dari Molecules Journal (2017), squalane juga memiliki sifat antioksidan, yang bisa membantu melawan dampak buruk yang disebabkan oleh radikal bebas.
Ceramides
Ceramides adalah komponen lemak alami (lipid) yang membentuk hingga 50% dari lapisan pelindung kulit. Kalau kulit kekurangan ceramides, maka kelembapan akan cepat menguap, dan kulit jadi rentan kering bahkan iritasi.
Melansir hasil riset dari International Journal of Molecular Sciences dikatakan bahwa skincare dengan ceramides dapat membantu memperbaiki skin barrier. Bahkan kandungan ini juga dapat mempertahankan kelembapan dalam jangka panjang. Produk dengan kandungan ini ideal digunakan setelah mandi atau saat kulit masih agak lembap.
Glycerin
Glycerin, atau gliserol, adalah humektan lain yang sangat efektif untuk menarik air ke permukaan kulit. Selain itu, glycerin juga memperkuat fungsi pelindung kulit dan menjaga elastisitasnya.
Menurut publikasi dari Harvard Health, glycerin merupakan salah satu bahan yang aman, tidak menyebabkan iritasi, dan sangat fleksibel untuk merawat semua jenis kondisi kulit. Khususnya pada kulit yang kering, dehidrasi, dan mudah mengelupas.
Coconut Oil
Minyak kelapa punya efek oklusif, artinya dapat mengunci kelembapan di kulit dengan membentuk lapisan pelindung. Selain itu, coconut oil juga memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi alami, cocok untuk kulit yang kering dan rentan iritasi.
Namun, pastikan kamu menggunakan virgin coconut oil yang murni dan tidak tercampur bahan lain. Dan kalau kulitmu cenderung berjerawat, sebaiknya hati-hati karena coconut oil bersifat komedogenik (bisa menyumbat pori).
Evening Primrose Oil
Selanjtunya adalah Evening primrose oil. Minyak alami ini mengandung asam lemak esensial, salah satunya adalah gamma-linolenic acid (GLA). Kandungan ini sangat efektif membantu meredakan inflamasi dan menjaga elastisitas kulit.
Beberapa studi menunjukkan bahwa ekstrak bunga ini juga bermanfaat untuk mengatasi gejala eksim ringan pada kulit kering.
Skincare dengan kandungan evening primrose oil sangat baik digunakan pada malam hari, sebagai bagian dari pelembap atau face oil untuk menjaga kelembapan kulit selama tidur.
Rekomendasi Skincare Routine untuk Merawat Kulit Kering
Setelah kamu memahami kandungan skincare yang cocok buat kulit kering, sekarang saatnya menyusun rutinitas harian yang bisa bantu memperbaiki dan menjaga kelembapan kulitmu. Skincare routine yang tepat akan bantu mengatasi kulit yang terasa ketarik, kasar, bahkan mengelupas, asalkan kamu konsisten melakukannya pagi dan malam hari.
Nah, berikut ini adalah langkah-langkah skincare routine untuk kulit kering yang bisa kamu terapkan setiap hari:
Gunakan Pembersih Wajah dengan Formula Lembut
Langkah pertama yang nggak boleh dilewatkan adalah membersihkan wajah. Tapi ingat, untuk kulit kering, pilihlah facial cleanser dengan formula gentle alias lembut, bebas SLS (Sodium Lauryl Sulfate), dan ber-pH seimbang.
Cleanser jenis ini akan membantu membersihkan kulit kita, misalnya dari kotoran atau minyak yang menumpuk, tanpa merusak lapisan pelindung alami kulit (skin barrier).
Sabun pembersih yang terlalu keras bisa bikin kulit makin kering dan iritasi. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), kulit kering sebaiknya dibersihkan menggunakan produk yang creamy, hydrating, atau oil-based agar tidak membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya. Idealnya, cuci wajah dua kali sehari, pagi dan malam, dengan menggunakan air hangat.
Toner Bebas Alkohol
Setelah membersihkan wajah, langkah berikutnya adalah menggunakan toner yang bebas alkohol. Toner juga berfungsi untuk menyeimbangkan pH kulit yang menjadi lebih basa setelah cuci muka, serta membuat kulit jadi lebih lembap dan siap untuk menerima step skincare selanjutnya.
Untuk kulit kering, hindari toner yang mengandung alkohol denat, witch hazel, atau astringent keras karena bisa bikin kulit makin kering.
Pilih toner dengan kandungan seperti hyaluronic acid, chamomile, aloe vera, atau rose water yang memberikan efek menenangkan sekaligus melembapkan. Beberapa toner juga mengandung panthenol atau allantoin yang bisa membantu menenangkan kulit yang kering dan sensitif. Toner ini bisa kamu aplikasikan dengan kapas atau cukup ditepuk lembut dengan tangan ke wajah.
Hydrating Serum atau Moisturizer
Langkah selanjutnya adalah mengunci kelembapan dengan hydrating serum dan pelembap. Kedua skincare ini memiliki karakteristik yang berbeda. Pada serum, biasanya memiliki bahan aktif dengan konsentrasi lebih tinggi namun cepat meresap. Sementara pelembap membantu menahan air di dalam kulit.
Kamu bisa menggunakan keduanya secara berurutan atau hanya salah satunya saja untuk merawat kulit kering. Namun tetap perhatikan komposisi dalam formulanya, ya.
Pilih serum yang mengandung hyaluronic acid, glycerin, atau squalene untuk menarik dan mempertahankan air di kulit. Lalu lanjutkan dengan moisturizer bertekstur krim atau balm yang mengandung ceramides, shea butter, atau fatty acids.
Menurut National Eczema Association, kombinasi humektan dan emolien dalam pelembap terbukti efektif merawat kulit kering dan menjaga skin barrier tetap sehat.
Lindungi Kulit dengan Sunscreen
Terakhir, tapi nggak kalah penting yakni selalu aplikasikan sunscreen secara rutin, baik pada pagi maupaun siang hari. Banyak orang mengira kulit kering nggak butuh sunscreen, padahal sinar UV justru bisa memperparah kekeringan dan mempercepat penuaan kulit. Jadi, pastikan kamu menggunakan pelindung ini setiap hari, bahkan saat mendung atau di dalam ruangan.
Pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan pastikan formulanya hydrating. Hindari chemical sunscreen yang mengandung oxybenzone atau avobenzone, karena bisa menyebabkan iritasi pada kulit kering. Sunscreen berbahan dasar physical (mineral sunscreen) seperti zinc oxide dan titanium dioxide lebih ramah untuk kulit sensitif dan kering.
Apakah Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi itu Sama?
Banyak yang mengira kulit kering dan kulit dehidrasi itu sama. Padahal, keduanya berbeda secara mendasar, baik dari penyebabnya maupun cara menanganinya. Kulit kering adalah tipe kulit yang memang secara alami memproduksi lebih sedikit minyak atau sebum.
Kulit kering bisa dipengaruhi oleh faktor genetik, usia, atau kondisi medis tertentu seperti dermatitis. Ciri khas kondisi ini biasanya terlihat bersisik, kasar saat disentuh, kadang kemerahan atau bahkan pecah-pecah di area tertentu.
Sementara itu, kulit dehidrasi bukanlah tipe kulit, melainkan kondisi kulit yang kekurangan air, bukan minyak. Artinya, kamu bisa saja punya kulit berminyak tapi tetap mengalami dehidrasi.
Penyebab utamanya biasanya karena gaya hidup seperti kurang minum air, terlalu banyak konsumsi kafein, terlalu lama di ruangan ber-AC, hingga pemakaian skincare yang terlalu keras dan mengikis kelembapan alami kulit. Tanda-tandanya? Kulit terasa kencang, tampak kusam, muncul garis halus halus, dan biasanya terlihat “lelah”.
Nah, itulah mengapa penting untuk mengenali kondisi kulitmu dengan tepat. Kalau kamu salah mengira kulit dehidrasi sebagai kulit kering dan hanya pakai pelembap berat, bisa-bisa justru memperparah keadaan.
Kuncinya, kulit kering butuh minyak (moisturizing), kulit dehidrasi butuh air (hydrating). Kombinasi keduanya? Ideal banget untuk mengembalikan kesehatan kulit secara menyeluruh.
Membuat Skincare untuk Merawat Kulit Kering dan Dehidrasi Sendiri, Emang Bisa?
Jawabannya, tentu bisa! Bersama dengan PT. Maklon Kosmetik Indonesia (MKI), kamu bisa membuat skincare dengan manfaat melembapkan dan menghidrasi yang aman untuk merawat kulit kering maupun dehidrasi.
Bersama formulator ahli MKI, kamu dapat menciptakan formulasi skincare moiturizing dan hydrating dengan pilihan bahan yang kamu inginkan. Kamu juga bisa menargetkan efek tertentu pada produk tersebut, yang bisa menangani masalah kulit kering maupun dehidrasi.
Setiap skincare yang kamu buat bersama MKI pun akan melalui uji keamanan formulasi, didaftarkan secara legal ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga terdapat jaminan terhadap efektivitas, keamanan, dan kualitas produkmu, Sobat.
Selain itu, sebagai penyedia jasa maklon kosmetik dan skincare yang berpengalaman selama lebih dari satu dekade, MKI juga memiliki layanan lengkap dan tim ahli di berbagai lini industri kosmetika. Sehingga proses maklon yang dijalankan dapat berjalan efisien, terbuka, dan profesional.
Tertarik? Mari diskusikan formula skincare kulit kering yang ingin kamu buat bersama MKI sekarang juga! Klik tombol WhatsApp di bawah ini untuk terhubung dengan tim kami, ya, Sobat MKI!



