daftar merek produk kosmetik

Daftar Merek Produk Kosmetik

Daftar Merek Produk Kosmetik

Keahlian yang sangat unik dari pembisnis profesional serta berpengalaman adalah kemampuannya untuk menciptakan, memelihara, melindungi, dan meningkatkan merek yang akan dipasarkan maupun yang telah dipasarkan. Para marketers mengatakan bahwa merek adalah seni dan bagian paling penting dalam pemasaran. Maka dari itu dalam artikel berikut, kita bahas cara daftar merek produk kosmetik.

Pelanggan melihat merek sebagai bagian yang penting dari suatu produk. Pembentukan merek dapat membantu konsumen dalam beberapa hal seperti mengidentifikasi produk, menyampaikan beberapa hal tentang kualitas produk, serta dapat membuat konsumen berbelanja lebih efisien. Apabila konsumen tidak mengetahui merek dan kualitas produk yang dibeli, konsumen akan merasakan resiko yang tinggi dalam pembelian. Melalui kepercayaan kepada nama merek yang memiliki reputasi bisa menjadi cara efektif untuk mengurangi resiko tidak efisien.

Pengertian Merek Menurut Para Ahli

Menurut American Marketing Association, merek adalah nama, istilah, tanda, simbol, rancangan, atau kombinasi dari hal-hal tersebut, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa dari seorang atau kelompok penjual dan untuk membedakannya dari produk pesaing.

Mengutip dari pemasaran Produk dan Merek (Planning & Strategy) (2019), merek adalah suatu nama, simbol, tanda, desain ataupun gabungan yang dipakai sebagai identitas suatu perorangan, organisasi, perusahaan, barang atau jasa, dan produk yang dimiliki untuk membedakan dengan produk lainnya.

Menurut Aaker, merek adalah “a distinguishing name and / or symbol (such as logo, trade mark, or package design) intended to identify to goods or services of either one seller of a group of seller, and to differentiate those goods or services from those of competitors “. Suatu merek pada gilirannya memberi tanda pada konsumen mengenai sumber produk tersebut. Di samping itu, merek melindungi, baik konsumen maupun produsen dari para kompetitor yang berusaha memberikan produk-produk yang tampak identik.

Maka merek adalah produk atau jasa yang dimensinya mendiferensiasikan merek tersebut dengan beberapa cara dari produk atau jasa lainnya yang dirancang untuk memuaskan kebutuhan yang sama. Perbedaan ini bisa fungsional, rasional atau nyata berhubungan dengan kinerja produk dari merek. Perbedaan ini bisa juga lebih bersifat simbolis, emosional, atau tidak nyata berhubungan dengan apa yang direpresentasikan merek.

Merek dapat berupa nama, merek dagang, logo atau simbol lain. Merek menjadi alat untuk mengidentifikasi penjual atau pembuat merek. Selain itu, merek sebenarnya merupakan janji penjual untuk secara konsisten memberikan gambaran, manfaat dan jasa tertentu pada pembeli. Merek-merek terbaik memberikan jaminan kualitas dan juga merek lebih dari sekedar simbol.

Bagian-Bagian Dari Merek

  1. Nama Merek (Brand Name) adalah sebagai nama pasaran (dapat diucapkan dan dibaca) misalnya MAKI Parfume, MAKI Body Lotion, dll.
  2. Tanda Merek (Brand Mark) adalah bagian dari merek yang dapat dikenal, tetapi tidak dapat diucapkan, misalnya lambang, desain, huruf, dan warna, seperti logo MKI yang menyerupai bentuk silhouette bunga.
  3. Tanda Merek Dagang (Trademark) adalah merek atau sebagian dari merk yang dilindungi hukum karena kemampuannya menghasilkan sesuatu yang istimewa dari produk tersebut.
  4. Hak Cipta (Copyright) adalah hal istimewa yang dilindungi undang-undang untuk memproduksi, menerbitkan, dan menjual.

Tujuan Dari Merek

Merek dapat digunakan untuk beberapa tujuan, yaitu :

  1. Sebagai identitas, yang bermanfaat dalam diferensiasi atau membedakan produk suatu perusahaan dengan para pesaingnya. Ini akan memudahkan konsumen untuk mengenalinya saat berbelanja dan saat melakukan pembelian ulang.
  2. Alat promosi, yaitu sebagai daya tarik produk yang dipasarkan.
  3. Untuk mempertahankan citra, yaitu dengan memberikan keyakinan, jaminan kualitas, serta prestise tertentu kepada konsumen.
  4. Untuk mengendalikan pasar.

Fungsi Merek

  1. Membangun kesadaran merek (Brand Awareness).
  2. Menciptakan koneksi emosional.
  3. Pembeda produk.
  4. Menciptakan kredibilitas dan kepercayaan.
  5. Memotivasi pembeli.

Jenis Merek

  1. Manufakturer Brand. Manufakturer Brand atau merek perusahaan adalah merek yang dimiliki oleh suatu perusahaan yang memproduksi produk atau jasa.
  2. Private Brand. Private Brand atau merek pribadi adalah merek yang dimiliki oleh distributor atau pedagang dari produk tersebut.

Persyaratan Pendaftaran Merek (Brand)

Bagi pemilik bisnis atau produk, tentu penting untuk mendaftarkan merek sebagai tanda pengenal yang akan membedakan produk yang satu dengan lainnya. Dengan adanya merek, pemilik bisnis juga bisa melakukan promosi iklan, membangun citra atau reputasi, dan yang paling penting agar kepemilikan sebuah merek atas produk bersifat eksklusif. Artinya, orang lain dilarang menggunakan merek yang telah terdaftar, baik itu berupa nama maupun gambar tanpa seizin pemilik merek.

Masyarakat bisa mendaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI khususnya Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) baik secara online melalui https://merek.dgip.go.id/daftar-online maupun melalui perwakilan Kemenkumham di Daerah yaitu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM yang berada di tiap-tiap Provinsi se Indonesia.

Persyaratan Daftar Merek Produk Kosmetik Dengan DGIP:

  1. Etiket / Label Merek.
  2. Tanda-Tangan Pemohon.
  3. Surat Rekomendasi UKM Binaan atau Surat Keterangan UKM Binaan Dinas (Asli) (Untuk Pemohon Usaha Mikro dan Usaha Kecil).
  4. Surat Pernyataan UMK Bermaterai (Untuk Pemohon Usaha Mikro dan Usaha Kecil).

Prosedur Pembuatan Akun : Log in pada akun merek https://merek.dgip.go.id/

proses daftar merek HKI
proses daftar merek HKI

Pilih ‘Permohonan Online

  • Langkah 1   : Pilih tipe permohonan
  • Langkah 2   : Masukkan Data Pemohon
  • Langkah 3   : Diisi jika permohonan dengan kuasa (Konsultan Kekayaan Intelektual)
  • Langkah 4   : Diisi jika memiliki hak prioritas 
  • Langkah 5   : Masukkan Data Merek
  • Langkah 6   : Masukkan Data Kelas dengan klik ‘Tambah’, 
  • Langkah 7   : Klik ‘Tambah’ untuk mengunggah lampiran dokumen persyaratan
  • Langkah 8   : Pembuatan Kode Billing Pembayaran (Lakukan pembayaran PNBP melaluiATM/internet banking/m-banking)
  • Langkah 9   : Preview (Pastikan Seluruh Data Sudah Benar)
  • Langkah 10 : Cetak Tanda Terima
  • Klik ‘Selesai

Berapa Lama Alur Pendaftaran Merek Sampai Mendapatkan Sertifikat Merek

alur proses lama sertifikat merek
alur proses lama sertifikat merek
  1. Tahapan pertama setelah merek diproses pendaftarannya oleh pemohon merek/melalui kuasa Konsultan HKI, adalah pemeriksaan formalitas. Pemeriksaan formalitas berlangsung selama 15 hari. Pemeriksaan formalitas adalah pemeriksaan yang berhubungan dengan kelengkapan syarat administratif oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
  2. Masa pengumuman selama 2 bulan. Masa pengumuman akan diberitahukan pada Berita Resmi Merek yang ada di laman website DJKI dgip.go.id pada laman website berita resmi merek inilah DJKI memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk mengajukan keberatan apabila terdapat persamaan merek dengan pemohon merek lainnya dengan barang/jasa yang sejenis.
  3. Pemeriksaan substantif berlangsung selama 150 hari. Pemeriksaan substantif adalah inti dari pendaftaran merek karena pada tahapan inilah nantinya akan ada keputusan apakah merek disetujui/tidak disetujui oleh DJKI.
  4. Jika merek yang didaftar mendapatkan usulan penolakan, maka DJKI akan memberitahukan melalui akun merek. (Jika melalui Konsultan HKI maka pemberitahuan tersebut akan dikirim ke akun merek Konsultan HKI).
  5. Namun jika merek tersebut lolos pada saat pemeriksaan substantif, maka pihak DJKI akan menyetujui dengan masa tunggu 2 bulan hingga terbit sertifikat merek.
  6. Jika dilihat dari proses pendaftaran merek sampai dengan sertifikat terbit, membutuhkan waktu paling cepat 11 bulan.

Jadi Berapa Lama Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Pendaftaran Merek?

Tidak sedikit pemohon merek yang mengeluhkan betapa lamanya proses pendaftaran merek. Hal ini juga menyebabkan banyak pelaku usaha yang mudah putus asa untuk tidak mendaftarkan merek. Minimal waktu yang dibutuhkan sampai terbit sertifikat setidak-tidaknya adalah 11 bulan, dengan catatan jika merek tersebut tidak terdapat keberatan pada saat masa pengumuman dan tidak ada usul tolak terhadap merek yang didaftar saat pemeriksaan substantif.

Lama perlindungan merek

Berdasarkan Pasal 35 Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis, jangka waktu perlindungan merek yaitu selama 10 tahun dan bisa diperpanjang.

Merek Yang Tidak Boleh Didaftarkan

  1. Bertentangan dengan ideologi negara, peraturan perundang-undangan, moralitas, agama, kesusilaan, atau ketertiban umum.
  2. Memuat unsur yang dapat menyesatkan masyarakat tentang asal, kualitas, jenis, ukuran, macam, tujuan penggunaan barang dan/atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya atau merupakan nama varietas tanaman yang dilindungi untuk barang dan/atau jasa yang sejenis.
  3. Memuat keterangan yang tidak sesuai dengan kualitas, manfaat, atau khasiat dari barang dan/atau jasa yang diproduksi.
  4. Tidak memiliki daya pembeda dengan produk lainnya.
  5. Merupakan nama umum dan/atau lambang milik umum atau hak milik pihak lain.

Penyebab Permohonan Pendaftaran Merek Ditolak

Permohonan pendaftaran merek ditolak apabila merek tersebut:

  1. Mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek milik pihak lain yang sudah terdaftar lebih dahulu untuk barang dan/atau jasa yang sejenis.
  2. Mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek yang sudah terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis.
  3. Mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek yang sudah terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa tidak sejenis sepanjang memenuhi persyaratan tertentu yang ditetapkan lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.
  4. Mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan indikasi-geografis yang sudah dikenal.Merupakan atau menyerupai nama orang terkenal, foto, atau nama badan hukum yang dimiliki orang lain, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang bersangkutan.
  5. Merupakan tiruan atau menyerupai nama atau singkatan nama, bendera, lambang atau simbol atau emblem negara atau lembaga nasional maupun internasional, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.
  6. Merupakan tiruan atau menyerupai tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh negara atau lembaga pemerintah, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

One Top Service PT. Maklon Kosmetik Indonesia

Kami berkomitmen untuk menghasilkan produk kecantikan yang aman dan berkualitas, serta menerapkan kebijakan mutu secara konsisten. Dan merek adalah salah satu aset terpenting perusahaan, maka dari itu kami menekankan agar Anda melindungi aset dengan cara daftar merek produk kosmetik. Anda dapat mempercayakan proses pengembangan formula, merancang design brand, label kemasan, jasa konsultasi dan perijinan hingga produk akhir agar Anda dapat fokus pada produk dan pemasaran.

Dari perancangan produk hingga produk jadi yang disertai legalitas lengkap dan dengan waktu yang cepat kami siap membantu anda.

  1. Cara Pembuatan Kosmetik Yang Baik (CPKB).
  2. Izin Edar BPOM.
  3. Sertifikat HALAL.
  4. Pengurusan merek HKI.

Private Label Kosmetik & Skincare

Produk Impian Anda Mulai Di Kami

PT. Maklon Kosmetik Indonesia Siap Membantu Mewujudkan Produk Kosmetik Impian Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *