Maklon Kosmetik Indonesia

Serum hydrating dan krim moisturizing diletakkan berdampingan di rak kayu.

Di tengah tren skincare yang makin beragam, kamu pasti sering lihat klaim “hydrating” dan “moisturizing” di label produk. Sekilas terlihat mirip, bahkan banyak orang mengira keduanya punya fungsi yang sama, yaitu melembapkan kulit. Tapi, tahukah kamu? Secara ilmiah dan fungsional, hydrating dan moisturizing dalam skincare itu beda.

Perbedaan ini bukan cuma soal istilah, tapi juga soal kandungan, cara kerja, dan tujuan utama masing-masing produk. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting, apalagi kalau kamu punya kondisi kulit tertentu seperti kering, dehidrasi, atau sensitif.

Nah, di artikel ini, MKI akan bantu kamu mengupas perbedaan antara hydrating dan moisturizing secara lengkap, biar kamu bisa pilih produk yang paling cocok buat kulitmu.

Hydrating Vs. Moisturizing, Apa Bedanya?

Beda antara skincare hydrating dan moisturizing dapat dilihat dari aspek definisinya, tujuan penggunaan, hingga konsistensi dan bahan yang digunakan dalam formulanya. Supaya nggak keliru, langsung simak penjelasan lengkap di bawah ini , ya Sobat MKI! 

Kenali kebutuhan kulitmu

Definisi

Pertama-tama, mari kita mulai dari definisinya. Hydrating berarti memberi asupan air ke dalam kulit. Produk hydrating berfungsi mengisi dan mengikat air di lapisan kulit agar tetap lembap dan kenyal. Biasanya dibutuhkan oleh kulit yang mengalami dehidrasi, yaitu kondisi di mana kulit terasa kaku, kusam, dan mudah muncul garis halus karena kekurangan air.

Sementara itu, moisturizing adalah proses mengunci kelembapan yang sudah ada di kulit, supaya tidak cepat menguap. Produk moisturizing bekerja dengan menciptakan semacam “seal” atau lapisan pelindung di atas kulit, sehingga kelembapan tetap terjaga. Produk ini penting banget buat kamu yang punya kulit kering secara alami atau rusak karena barrier-nya terganggu.

Tujuan Penggunaan

Tujuan utama produk hydrating adalah menambah kadar air di kulit. Jadi, kalau kulitmu terasa tight, tidak glowing meski nggak kering-kering banget, kemungkinan besar kamu butuh hidrasi. Hydrating cocok digunakan pagi dan malam hari, terutama setelah membersihkan wajah.

Sedangkan produk moisturizing ditujukan untuk mempertahankan kelembapan alami kulit. Moisturizer biasanya dibutuhkan oleh kamu yang kulitnya bersisik, pecah-pecah, atau sensasi kering muncul bahkan setelah cuci muka. Moisturizing juga bisa jadi pelengkap yang ampuh setelah kamu menggunakan serum hydrating.

Konsistensi

Konsistensi juga jadi pembeda utama antara keduanya. Produk hydrating umumnya memiliki tekstur yang lebih ringan, seperti toner, essence, atau serum cair. Kandungannya cepat menyerap dan tidak meninggalkan rasa lengket di kulit. Itulah mengapa produk hydrating juga dapat digunakan untuk semua tipe kulit wajah, termasuk bagi orang dengan kulit berminyak sekalipun.

Berbeda dengan itu, produk moisturizing cenderung punya tekstur yang lebih kental, seperti krim, balm, atau lotion. Kandungan minyak di dalamnya lebih tinggi, sehingga terasa lebih “berat” di kulit. Cocok untuk kulit kering atau digunakan di malam hari sebagai penutup rangkaian skincare.

Kandungan yang Digunakan

Dari segi kandungan, produk hydrating biasanya mengandung bahan-bahan humektan, yakni zat yang menarik air dari lingkungan dan dari dalam tubuh ke lapisan luar kulit. Beberapa contoh bahan hydrator yang umum digunakan adalah:

  • Hyaluronic Acid
  • Glycerin
  • Sodium PCA
  • Aloe Vera
  • Panthenol atau vitamin B5

Sedangkan produk moisturizing mengandung zat-zat emolien dan oklusif yang bertugas menjaga air tetap berada di kulit. Kandungan yang biasa ditemukan antara lain:

  • Shea Butter
  • Squalane
  • Ceramide
  • Petrolatum
  • Fatty acids dan natural oils (jojoba oil, argan oil, dll)

Bagaimana Cara Menentukan yang Paling Cocok untuk Kulitmu?

Setelah menyimak apa saja beda antara hydrating dan moisturizing dalam skincare di atas, apakah kamu sudah menentukan mana yang cocok buat kulitmu?

Menentukan apakah kamu butuh skincare hydrating atau moisturizing sebenarnya nggak sesulit yang dibayangkan. Yang penting adalah mengenali kondisi kulitmu dengan jujur. Banyak orang mengira kulitnya kering, padahal sebenarnya dehidrasi. 

Atau sebaliknya, merasa kulitnya berminyak tapi ternyata barrier-nya rusak karena kurang kelembapan. Untuk itu, kamu bisa mulai dengan mengecek beberapa ciri khas berikut.

Jika memiliki kulit kering, gunakan moisturizer yang lebih kental

Kulit kering biasanya terasa kasar, bersisik, bahkan bisa sampai mengelupas di beberapa area. Ini adalah indikasi bahwa kulitmu kekurangan minyak alami, bukan air. Maka yang kamu butuhkan adalah moisturizer dengan konsistensi kental dan kaya emolien. 

Kamu bisa pilih produk yang mengandung ceramide, shea butter, atau squalane agar kelembapan tetap terkunci di kulit dan nggak cepat menguap.

Jika memiliki kulit dehidrasi, gunakan hydrating serum

Kulit dehidrasi bisa menyerang semua jenis kulit, termasuk berminyak. Tanda-tandanya seperti kulit terasa tertarik setelah cuci muka, terlihat kusam, dan muncul garis halus halus. Dalam kasus ini, kamu memerlukan produk hydrating yang ringan seperti serum hyaluronic acid, glycerin, atau aloe vera extract. Bahan-bahan ini bisa membantu menarik air dan mengisi kembali kadar air di lapisan kulit.

Pemilik kulit berminyak, gunakan skincare water-based

Untuk kamu yang punya kulit berminyak, penting untuk tidak meninggalkan langkah hidrasi. Banyak yang salah kaprah dan malah menghindari pelembap karena takut tambah berminyak. 

Padahal, kulit berminyak juga bisa dehidrasi, yang justru memicu produksi minyak lebih banyak. Kuncinya adalah memilih produk hydrating berbahan dasar air (water-based) dengan tekstur ringan, seperti gel atau lotion non-komedogenik.

Apakah Skincare Hydrating dan Moisturizing Dapat Digunakan Bersamaan?

Jawabannya, tentu bisa banget, dan bahkan sangat dianjurkan, loh, Sobat MKI! 

Menurut Hellosehat dan Healthline, menggabungkan produk hydrating dan moisturizing justru jadi langkah ideal untuk semua jenis kulit, terutama kalau kamu ingin memperbaiki tekstur dan kekuatan skin barrier.

Kalau kamu bingung bagaimana urutannya, sebenarnya cukup simple. Kamu bisa gunakan produk hydrating terlebih dahulu, seperti toner atau serum berbahan dasar air, lalu ikuti dengan moisturizer untuk mengunci kandungan tersebut di dalam kulit. Kombinasi ini akan membantu kulit tetap kenyal, lembap, dan terhindar dari kondisi dehidrasi atau kekeringan yang ekstrem.

Selain itu, MKI juga punya tips khusus kalau mau memilih skincare hydrating dan moisturizing yang tepat buat kulitmu. Kamu bisa pilih kombinasi produk dari rangkaian yang kompatibel atau satu brand jika memungkinkan, karena formulanya biasanya sudah dirancang agar bekerja sinergis. 

Jangan lupa juga perhatikan cuaca dan kondisi kulitmu secara berkala. Misalnya di musim panas kamu bisa pilih tekstur lebih ringan, sedangkan di musim dingin atau saat kulit sedang rewel, produk dengan konsistensi lebih kental bisa jadi penyelamat.

Ritual Kulit sehat dan kenyal

Cara Membuat Skincare yang Melembapkan dan Menghidrasi Kulit Bersama MKI

Hydrating dan moisturizing skincare sama-sama memiliki banyak manfaat untuk merawat kesehatan kulit, sehingga sangat diperlukan dalam perawatan kulit harian. Apalagi akar dari kulit yang sehat selalu berawal dari kulit yang terhidrasi dengan cukup dan tidak gampang dehidrasi.

Nah, buat para brand owner kosmetik, kamu bisa membuat skincare dengan manfaat melembapkan dan menghidrasi kulit ini bersama PT. Maklon Kosmetik Indonesia (MKI). Kami memiliki staf ahli dan berpengalaman di bidang pembuatan kosmetik dan skincare, yang dapat mendampingimu dari proses perencanaan produk, pembuatan dan pengujian formula, hingga produksi massal.

Tak hanya itu, kami juga memiliki tim legal yang dapat membantumu menguruskan semua kebutuhan administratif resmi, seperti pendaftaran merek atau pendaftaran nofikasi BPOM. Di mana legalitas ini dapat menjamin kualitas, keaslian, dan keamanan produk skincare moisturizing dan hydrating yang kamu buat bersama MKI.

Bagaimana? Tertarik untuk membuat skincare-mu bersama MKI? Langsung hubungi tim kami sekarang juga, dan mulailah konsultasi secara gratis mengenai konsep produk yang kamu inginkan. Kami tunggu, ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top