Maklon Kosmetik Indonesia

A high quality product photography shot of a premium perfume bottle standing next to its open packaging box on a clean white marble surface

Merilis brand parfum sendiri adalah pencapaian besar bagi seorang pengusaha. Namun, perasaan bangga itu sering bercampur dengan kecemasan mengenai regulasi. Bayangkan jika ribuan kemasan yang sudah dicetak dengan biaya mahal harus ditarik kembali dari peredaran. Kerugian materi dan waktu peluncuran yang tertunda adalah risiko nyata yang harus dihadapi.

Masalah fatal ini sering terjadi karena hal sepele seperti detail informasi yang terlewat pada label. Label parfum memiliki fungsi legal yang kuat untuk menjamin keamanan konsumen dan kelangsungan bisnis. Agar proses notifikasi lancar dan produk aman beredar, Anda perlu memahami informasi apa saja yang wajib tercantum di kemasan sesuai aturan BPOM terbaru.

Alasan Ketatnya Pengaturan Label Parfum

Anda mungkin bertanya mengapa aturan parfum hampir sama rumitnya dengan obat. Jawabannya sederhana karena parfum bersentuhan langsung dengan kulit manusia. Dalam regulasi Indonesia, parfum masuk dalam kategori kosmetika.

Konsumen memiliki hak untuk mengetahui transparansi produk mulai dari produsen hingga bahan kimia yang menempel di tubuh mereka. Kepatuhan ini menjadi strategi terbaik untuk membangun kepercayaan jangka panjang. Konsumen yang merasa aman dengan produk Anda akan lebih mudah menjadi pelanggan setia.

Daftar Informasi Wajib pada Kemasan

Berdasarkan regulasi yang berlaku, terdapat elemen-elemen krusial yang harus ada dalam desain kemasan parfum Anda.

a. Nama Kosmetika

Bagian ini terdiri dari gabungan nama brand dan nama produk termasuk variannya. Kuncinya adalah konsistensi. Pastikan nama yang Anda tulis di label sama persis dengan yang tertera di surat notifikasi BPOM.

Hindari menambahkan kata pemasaran seperti “Premium” atau “Whitening” di label jika kata tersebut tidak didaftarkan dalam dokumen legal. Perbedaan satu kata saja bisa dianggap sebagai pelanggaran penandaan atau klaim yang menyesatkan.

b. Nomor Notifikasi

Masyarakat umum sering menyebutnya Nomor BPOM. Kode ini adalah identitas legal produk yang biasanya diawali huruf NA diikuti 11 digit angka unik.

Pencantuman nomor ini menjadi bukti sah bahwa parfum telah melewati evaluasi keamanan dan terdaftar resmi. Pastikan nomor yang dicetak adalah nomor yang masih aktif masa berlakunya karena izin edar kosmetik perlu diperbarui setiap 3 tahun.

c. Komposisi Lengkap

Anda wajib menggunakan nama standar internasional atau INCI Name dan bukan nama pasaran atau nama dagang bahan baku.

Hindari menulis “Air Mawar” atau “Vitamin E”. Tulis sesuai standar ilmiahnya seperti “Rosa Damascena Flower Water” atau “Tocopheryl Acetate”. Urutan penulisan juga diatur ketat. Bahan dengan konsentrasi terbesar harus ditulis paling awal dan menurun hingga ke bahan dengan konsentrasi terkecil.

d. Isi Bersih

Memberikan informasi kuantitas yang jujur adalah kewajiban produsen. Untuk parfum cair, gunakan satuan mililiter (ml) atau liter. Anda boleh mencantumkan satuan fluid ounce (fl.oz) asalkan satuan metrik tetap ada bersanding dengannya.

Pastikan angka yang tertulis sesuai dengan volume isi sebenarnya saat pengisian di pabrik. BPOM memiliki toleransi yang sangat ketat mengenai kesesuaian antara label dan isi aktual.

e. Nama dan Alamat Lengkap

Label harus memuat nama dan alamat lengkap pemilik nomor notifikasi. Informasi ini mencakup nama jalan, kota, dan nama negara Indonesia.

Jika menggunakan jasa maklon, nama yang tercantum biasanya adalah nama perusahaan maklon atau nama perusahaan brand Anda sesuai perjanjian kerja sama. Alamat PO BOX dilarang karena tidak menunjukkan lokasi fisik yang jelas.

f. Nomor Batch

Kode ini sangat penting untuk penelusuran sejarah produksi. Jika terjadi masalah kualitas pada satu angkatan produksi, nomor batch memungkinkan pelacakan waktu produksi dan bahan baku yang digunakan. Pastikan nomor batch tercetak permanen di botol dan sama persis dengan yang ada di dus.

g. Tanggal Kedaluwarsa

Parfum tetap membutuhkan tanggal kedaluwarsa meskipun mengandung alkohol tinggi. Komponen minyak atsiri bisa mengalami oksidasi yang mengubah aroma aslinya menjadi tengik seiring waktu. Penulisan harus jelas dan mudah dibaca, meliputi tanggal, bulan, dan tahun, atau minimal bulan dan tahun.

h. Peringatan dan Perhatian

Keselamatan konsumen adalah prioritas utama. Parfum mengandung alkohol dalam konsentrasi tinggi yang mudah terbakar. Anda wajib mencantumkan peringatan standar seperti “Mudah Terbakar”, “Jauhkan dari api”, “Jauhkan dari jangkauan anak-anak”, atau “Hindari kontak dengan mata”.

i. 2D Barcode

Barcode ini didapatkan secara otomatis dari sistem BPOM setelah notifikasi terbit. Barcode harus dicetak dengan kualitas yang baik agar bisa dipindai oleh konsumen menggunakan aplikasi BPOM Mobile. Fitur ini berfungsi untuk memverifikasi keaslian produk secara langsung.

Ketentuan Khusus Senyawa Alergen

Regulasi memberikan izin bagi industri wewangian untuk menyingkat ratusan zat kimia penyusun aroma dengan satu kata “Parfum” atau “Fragrance”. Namun, aturan ini memiliki pengecualian untuk kondisi tertentu.

a. Ambang Batas Wajib Lapor

Jika bibit parfum mengandung senyawa alergen potensial tertentu dalam kadar melebihi 0,001 persen untuk produk leave-on seperti parfum, zat tersebut wajib ditulis terpisah di daftar komposisi.

b. Contoh Senyawa Alergen

Beberapa senyawa yang sering memicu kewajiban pelaporan ini antara lain Linalool, Limonene, Citral, atau Geraniol. Pencantuman ini bertujuan agar konsumen yang memiliki riwayat alergi kulit terhadap senyawa spesifik tersebut bisa waspada sebelum membeli.

Solusi untuk Kemasan Ukuran Kecil

Desain botol parfum 10ml, 15ml, atau vial tester sering kali terlalu kecil untuk memuat semua daftar informasi di atas. BPOM memberikan kelonggaran praktis untuk kasus ini.

a. Informasi Minimal di Botol

Untuk kemasan primer atau botol berukuran kurang dari 10ml atau 10g, Anda minimal wajib mencantumkan tiga informasi vital di badan botol.

  1. Nama Produk
  2. Nomor Batch
  3. Nomor Notifikasi

b. Penempatan Informasi Sisa

Informasi lengkap lainnya seperti daftar komposisi, cara pakai, alamat lengkap, dan peringatan wajib ditaruh di kemasan sekunder atau dus. Jika produk dijual tanpa box, Anda bisa menggunakan hang tag, stiker pada plastik pembungkus, atau brosur kecil yang menyertai produk tersebut.

Manfaat Kepatuhan bagi Bisnis

Memastikan label parfum sesuai standar memang membutuhkan ketelitian ekstra. Namun, hal ini merupakan investasi dasar bagi keamanan bisnis. Produk yang legal dan informatif menjauhkan Anda dari sanksi penarikan produk oleh petugas. Hal ini juga meningkatkan nilai profesional brand di mata konsumen yang semakin kritis.

Jika Anda merasa kesulitan menavigasi aturan teknis seperti penghitungan ambang batas alergen atau penulisan INCI baku, dukungan dari mitra yang tepat sangatlah krusial. Menggunakan jasa maklon parfum yang berpengalaman dalam regulasi BPOM dapat menjadi solusi praktis. Dengan bantuan tim ahli, Anda bisa memastikan visi brand terwujud dalam produk yang aman, legal, dan siap bersaing di pasar.

Referensi Regulasi

Untuk informasi lebih rinci mengenai ketentuan hukum yang dibahas dalam artikel ini, Anda dapat mengunduh dan mempelajari dokumen resmi berikut:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top