Memiliki kulit wajah yang halus dan tampak cerah pastinya menjadi keinginan semua orang. Namun, sering kali kenyataan berbeda, misalnya tiba-tiba muncul bintik-bintik kecil yang terasa kasar saat diraba dan tampak mengganggu penampilan. Kondisi ini dikenal dengan istilah bruntusan. Lantas adakah skincare yang tepat untuk mengatasi kulit bruntusan?
Sayangnya, bruntusan bukanlah masalah kulit yang bisa diatasi secara instan. Sama seperti jerawat, bruntusan bisa dipengaruhi banyak faktor, mulai dari gaya hidup, produk skincare yang digunakan, hingga kondisi kulit masing-masing orang.
Itu sebabnya, sebelum mengobati, penting sekali untuk mengetahui apa penyebab bruntusan yang muncul di wajah. Dengan begitu, perawatannya bisa lebih tepat dan hasilnya optimal.
Nah, Sobat MKI, biar kamu tahu bagaimana cara mengatasinya dengan tepat, kita akan bahas apa itu bruntusan dan penyebab utama kemunculannya. MKI juga akan membagikan apa saja skincare routine yang direkomendasikan untuk mengatasinya.
Penasaran? Yuk, simak sampai akhir!
Kenapa Kulit Bisa Bruntusan?
Secara sederhana, bruntusan dapat didefinisikan sebagai kondisi kulit yang ditandai dengan kemunculan bintik-bintik kecil yang terasa kasar di permukaan kulit. Meskipun kadang terlihat mirip, bruntusan dan jerawat sangatlah berbeda. Karena bruntusan cenderung lebih ringan, tapi tetap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuat kulit terlihat kusam.
Nah, perlu Sobat ketahui, bahwa ada beberapa faktor yang bisa memicu timbulnya bruntusan di kulit wajah, misalnya:
- Penumpukan sel kulit mati: Jika kulit tidak dieksfoliasi dengan baik, sel mati dapat terakumulasi di permukaan kulit serta menyebabkan penyumbatan pori-pori. Hal inilah yang kemudian dapat menimbulkan bruntusan di wajah.
- Produksi minyak berlebihan: Kulit berminyak cenderung rentan mengalami bruntusan karena kelebihan sebum dapat bercampur dengan kotoran dan sel kulit mati, lalu menyumbat pori-pori.
- Penggunaan produk skincare atau makeup yang tidak cocok: Beberapa produk mungkin mengandung bahan komedogenik atau terlalu berat bagi kulit, sehingga menyebabkan pori-pori tersumbat dan timbul bruntusan.
- Kurangnya kebersihan wajah: Kebiasaan buruk seperti malas membersihkan wajah dari makeup dan kotoran setelah seharian beraktivitas, juga bisa memicu timbulnya berbagai masalah kulit, termasuk bruntusan.
- Reaksi alergi atau iritasi: Kulit sensitif lebih rentan mengalami bruntusan akibat kontak dengan bahan tertentu, baik dari skincare, kosmetik, maupun lingkungan.
- Perubahan hormon: Sama halnya dengan jerawat, perubahan hormon, misalnya saat menjelang menstruasi atau pubertas, bisa memicu produksi minyak berlebih dan memunculkan bruntusan.
Dengan memahami penyebabnya, kita jadi tahu bahwa bruntusan bukan hanya masalah tampilan kulit semata, tetapi bisa menjadi sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak seimbang di kulit kita, baik dari faktor internal maupun eksternal.
Rekomendasi Skincare Routine untuk Merawat Kulit Bruntusan
Setelah mengetahui apa saja penyebab bruntusan, langkah selanjutnya adalah memberikan perawatan yang tepat. Ingat, kulit yang sedang bruntusan biasanya lebih sensitif dan membutuhkan produk dengan formula lembut, agar proses pemulihan berjalan optimal.
Berikut adalah skincare routine yang direkomendasikan untuk membantu merawat kulit bruntusan:
1. Double Cleansing
Langkah pertama yang tidak boleh Sobat lewatkan saat merawat kulit bruntusan adalah membersihkan wajah, khususnya menggunakan metode double cleansing. Seperti namanya, metode ini terdiri dari dua tahap pembesihan wajah.
Pertama, kamu bisa mengangkat kotoran dan sisa makeup dari permukaan kulit menggunakan produk berbahan minyak seperti cleansing balm atau oil, hingga micellar water. Kedua, menggunakan facial wash dengan bahan yang lembut untuk mengangkat sisa kotoran berbasis air.
Dengan double cleansing, pori-pori lebih bersih sehingga risiko penumpukan kotoran dan minyak yang bisa memicu bruntusan bisa diminimalisir. Rutinitas ini sangat penting dilakukan, apalagi kalau kamu sering menggunakan riasan wajah atau rentan terpapar polusi setiap hari.
2. Exfoliating Toner
Selanjutnya, gunakan exfoliating toner yang mengandung AHA, BHA, atau PHA dengan kadar rendah. Toner ini bekerja untuk membantu mengangkat sel-sel mati yang terakumulasi di lapisan epidermis, yang jadi salah satu penyebab utama bruntusan.
Produk dengan BHA (seperti salicylic acid) misalnya, juga dapat merasuk hingga ke dalam pori-pori untuk membersihkan minyak berlebih, sementara AHA (seperti glycolic acid) membantu meratakan tekstur kulit. Namun, pastikan penggunaan dilakukan secara bertahap, misalnya 2–3 kali seminggu, agar kulit tidak iritasi.
3. Hydrating Toner
Setelah eksfoliasi, kulit biasanya menjadi lebih kering dan rentan sensitif. Karena itu, hydrating toner sangat diperlukan. Toner ini membantu mengembalikan kelembapan alami kulit sekaligus menenangkan kemerahan akibat iritasi ringan.
Pilih toner dengan kandungan seperti hyaluronic acid, aloe vera, atau centella asiatica yang dikenal menenangkan kulit serta mempercepat pemulihan dari kondisi bruntusan. Produk ini juga mempersiapkan kulit agar lebih siap menerima nutrisi dari skincare tahap selanjutnya.
4. Serum Wajah
Serum adalah produk dengan konsentrasi bahan aktif tinggi yang bisa secara langsung menargetkan masalah kulit, termasuk bruntusan. Untuk kondisi ini, serum dengan niacinamide, tea tree oil, atau zinc bisa membantu mengontrol produksi minyak, meredakan inflamasi, dan mencegah penyumbatan pori.
Selain itu, serum dengan kandungan peptides atau ceramide juga dapat membantu memperkuat selaput pelindung kulit. Hal ini dapat membantu meningkatkan ketahanan kulit terhadap iritasi dan infeksi dari faktor eksternal, yang menyebabkan bruntusan.
5. Pelembap Wajah
Meski kulit sedang bruntusan, pelembap tetap wajib digunakan. Kekurangan kelembapan justru bisa membuat kulit memproduksi minyak lebih banyak, yang akhirnya memperparah bruntusan.
Gunakan pelembap dengan formula ringan dan non-komedogenik, misalnya yang mengandung ceramide, glycerin, atau squalane. Kandungan ini mampu melembapkan tanpa menyumbat pori, sekaligus memperbaiki lapisan pelindung kulit agar lebih sehat.
6. Sunscreen
Terakhir, jangan lupa sunscreen. Paparan sinar UV bisa memperburuk kondisi kulit beruntusan dengan meningkatkan peradangan dan menyebabkan hiperpigmentasi.
Gunakan sunscreen dengan formula ringan, bebas minyak, dan non-komedogenik. Pilih yang mengandung bahan menenangkan seperti aloe vera atau centella asiatica agar kulit tetap terlindungi tanpa menimbulkan sensasi berat.
Kandungan Alami untuk Mengatasi Kulit Bruntusan
Selain rangkaian skincare routine untuk kulit bruntusan yang tepat, kamu juga bisa memilih produk dengan kandungan alami yang dikenal efektif menenangkan kulit sekaligus memperbaiki teksturnya. Bahan-bahan ini bukan hanya populer dalam industri kecantikan, tetapi juga sudah banyak diteliti manfaatnya bagi kesehatan kulit.
Berikut beberapa kandungan alami yang MKI rekomendasikan ada dalam skincare untuk kulit bruntusan, Sobat. Apa saja?
1. Aloe Vera
Aloe vera jadi salah satu kandungan skincare yang efektif atasi masalah bruntusan di wajah. Kandungan polisakarida, vitamin, dan mineral di dalamnya membantu melembapkan kulit tanpa menyumbat pori-pori. Bahan alami juga memiliki efek menenangkan, sehingga sangat cocok digunakan pada kulit yang sedang mengalami bruntusan akibat iritasi ringan.
Selain itu, sifat antiinflamasi aloe vera dapat membantu mengurangi kemerahan dan peradangan, sekaligus mempercepat regenerasi sel kulit. Produk dengan kandungan aloe vera biasanya hadir dalam bentuk gel, toner, atau sheet mask yang mudah diaplikasikan sehari-hari.
2. Tea Tree Oil
Dikenal sebagai bahan alami dengan kemampuan antibakteri dan antimikroba yang kuat, tea tree oil masuk dalam list bahan alami skincare yang tepat untuk atasi kulit bruntusan. Bahkan bahan ini pun kerap ditemukan dalam formula produk perawatan jerawat, khususnya yang dipicu oleh bakteri penyumbat pori.
Kandungan aktif di dalam tea tree oil dapat mengontrol produksi sebu, sekaligus menenangkan area kulit yang mengalami peradangan ringan. Meski begitu, penggunaannya harus tetap hati-hati. Pastikan produk sudah diformulasikan dengan konsentrasi yang aman, karena tea tree oil murni bisa terlalu keras untuk kulit sensitif.
3. Centella Asiatica
Sering disebut sebagai cica, centella asiatica merupakan bahan alami yang kaya akan senyawa bioaktif seperti asiaticoside dan madecassoside. Kandungan ini terkenal mampu menenangkan kulit sensitif, mengurangi inflamasi, serta memperkuat skin barrier.
Untuk kulit bruntusan, centella asiatica membantu mengurangi rasa gatal dan kemerahan, sekaligus mempercepat proses penyembuhan. Tidak heran kalau banyak serum, toner, hingga pelembap untuk kulit bermasalah menjadikan bahan ini sebagai kandungan utama.
4. Chamomile Extract
Chamomile sudah lama dikenal sebagai tanaman dengan sifat menenangkan, baik untuk tubuh maupun kulit. Ekstraknya mengandung antioksidan seperti apigenin yang dapat meminimalisir gejala iritasi, kemerahan, dan rasa tidak nyaman di kulit wajahmu.
Dalam perawatan kulit bruntusan, chamomile extract bekerja dengan cara menenangkan peradangan ringan sekaligus melembutkan tekstur kulit. Produk dengan kandungan chamomile umumnya cocok untuk kulit sensitif karena memberikan efek calming tanpa menimbulkan rasa perih.
5. Green Tea
Ekstrak green tea mengandung katekin yang tinggi, yakni sejenis antioksidan yang dapat mencegah dampak buruk stressor lingkungan. Tidak hanya itu, bahan alami juga punya sifat antiinflamasi yang dapat membantu menenangkan kemerahan dan memperbaiki tekstur kulit yang kasar akibat bruntusan.
Produk dengan kandungan green tea biasanya memberikan efek segar sekaligus melembapkan, sehingga kulit terasa lebih ringan dan sehat. Manfaatnya juga baik untuk menjaga keseimbangan produksi minyak, menjadikannya pilihan ideal untuk kulit berminyak maupun kombinasi.
6. Lemon Extract
Ekstrak lemon dikenal kaya akan vitamin C yang bermanfaat dalam mencerahkan kulit sekaligus membantu regenerasi sel. Kandungan asam alaminya dapat berfungsi sebagai mild exfoliator, yang membantu membersihkan sel mati dari permukaan kulit, yang menjadi penyebab pori tersumbat dan bruntusan.
Namun, karena lemon memiliki sifat cukup kuat, sebaiknya gunakan produk dengan kandungan lemon extract yang sudah diformulasikan dengan tepat. Jangan diaplikasikan secara langsung dalam bentuk murni, agar kulit tetap aman dan tidak iritasi.
Produksi Skincare Anti-Bruntusan Aman dan Berkualitas Bersama MKI
Sobat MKI, setelah memahami penyebab bruntusan, skincare routine yang direkomendasikan, hingga kandungan alami yang bisa membantu meredakannya, kini saatnya kamu tahu bahwa semua manfaat tersebut bisa diwujudkan dalam produk skincare brand-mu sendiri.
Bersama PT. Maklon Kosmetik Indonesia (MKI), kamu bisa merancang produk skincare anti-bruntusan dengan formula khusus yang diracik oleh tim formulator ahli. Kami menggunakan bahan-bahan alami seperti aloe vera, centella asiatica, hingga green tea extract yang efektif menenangkan, melembapkan, dan memperbaiki tekstur kulit tanpa menimbulkan iritasi.
Semua proses produksi dilakukan di pabrik berstandar CPKB, dengan jaminan legalitas BPOM dan sertifikasi Halal. Bahkan proses produksi skincare ini dilakukan dengan transparan dan diinformasikan secara berkala padamu, loh. Jadi, bukan hanya aman digunakan, tetapi juga siap bersaing di pasar skincare Indonesia yang semakin berkembang.
Selain itu, MKI juga menawarkan MOQ kosmetik yang rendah dengan biaya produksi fleksibel. Hal ini akan menguntungkanmu sebagai pebisnis kosmetik pemula, yang baru mulai mengembangkan usaha di industri kosmetik sebagai brand owner.
Yuk, wujudkan produk skincare anti-bruntusan premium dengan brand-mu sendiri bersama MKI. Kini saatnya hadirkan solusi nyata bagi kulit sehat dan percaya diri!



